SURABAYA – Wisuda periode 261 Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menyisakan berbagai cerita membanggakan dan mengharukan. Prosesi sakral ini berlangsung megah di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C pada Sabtu (11/4/2026). Momen kelulusan wisudawan jenjang diploma, sarjana, magister, dan doktor tersebut berjalan dengan makna mendalam dan penuh rasa syukur.
Tempaan Karakter dan Pengorbanan Orang Tua
Melvin Hermawan perwakilan wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menyampaikan pidato yang sangat emosional. Ia menyebut perjalanan di bangku kuliah membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih tangguh. “Menjadi bagian dari UNAIR adalah kehormatan dan kebanggaan. Karena bukan hanya sebagai tempat belajar, tapi juga rumah kedua sekaligus saksi bisu perjuangan kita, ” ungkap Melvin.
Ia mengingatkan pentingnya memegang teguh semboyan universitas sekaligus meyakini tingginya kompetensi lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja. “Excellent with Morality adalah janji yang ditanamkan kepada setiap mahasiswa bahwa kepintaran tanpa karakter tiada artinya dan saya membayangkan dengan optimis belasan tahun ke depan kita akan menjadi lebih baik dan memimpin negeri ini, ” ucap Melvin.
Suasana semakin haru ketika ia mengarahkan pesan khususnya kepada para orang tua wisudawan yang hadir. Kelulusan ini diakuinya tidak akan pernah lepas dari pengorbanan luar biasa mereka di belakang layar. “Hari ini anak bapak dan ibu berdiri di sini dengan toga di pundak yang berat. Bukan karena bahannya tapi karena di dalamnya tersimpan pengorbanan kalian, ” tuturnya dengan haru.

|
Baca juga:
MBG, Senyum Ceria Anak Papua Sambut Sekolah
|
Kiprah Nyata dan Jejaring Alumni
Sekretaris Pengurus Pusat IKA UNAIR Aniek Dwi Deviyanti SE MM turut hadir memberikan pembekalan inspiratif. Direktur Pengembangan Usaha PT Kereta Api Logistik itu memaparkan bahwa kelulusan ini memiliki makna penting. “Setelah wisuda ini saudara akan kembali dengan kiprah yang lebih bermakna serta pengabdian nyata sebagai Ksatria Airlangga yang memberi manfaat bagi masyarakat, ” tutur Aniek.
Mewakili pengurus periode terbaru, ia secara resmi menerima para wisudawan ke dalam keluarga besar IKA UNAIR. Para lulusan akan menerima kartu keanggotaan agar terus aktif menjaga hubungan antaralumni di berbagai wilayah. “Saat ini IKA UNAIR terus menguatkan jejaring alumni di daerah dan mendata seluruh lulusan di tanah air maupun para diaspora di negara lain, ” jelasnya.
Kehadiran lulusan di ranah publik ditekankan harus senantiasa menjunjung tinggi nama baik keluarga serta almamater kampus. Aniek berpesan agar pengabdian para alumni selalu berlandaskan pada nilai kebaikan di manapun mereka berkiprah kelak. “Mari menjadi wisudawan yang prima dan berilmu tanpa melupakan akhlak serta moralitas demi membangun peradaban mulia untuk Indonesia yang adil dan beradab, ” pungkasnya.(*)

Updates.